Kalimat ini kadang terasa begitu indah, namun bagi sebagian orang lagi begitu menyakitkan. Itulah yang selalu kita rasakan ketika kita mengenal kata cinta. Ternyata bagi sebagian orang yang sukses didunia ini, kalimat CINTA ini begitu cukup berarti. Mereka ternyata berhasil dan mengalahkan semua yang menjadi hambatan dalam mencapai sebuah kesuksesan hanya karena mereka mencintai apa yang mereka lakukan. Sebut saja Oprah atau sekali lagi Tukul Arwana juga Sule yang saat ini sedang naik pamor. Setiap mereka melakukan kegiatan mereka, mereka begitu senang dan tanpa beban karena ternyata mereka begitu mencintai pekerjaan mereka.
Seperti halnya ketika kita mencintai seseorang, jangankan berpisah untuk beberapa minggu, sehari saja tidak ketemu rasanya dunia ini kiamat! Huahahahaha… ada-ada saja ya sahabat!
Tapi itu benar, nah sekarang! Coba kita bayangkan ketika kita mencintai sebuah pekerjaan, sehari saja tidak datang, atau tidak melakukan pekerjaan tersebut mungkin kita juga akan merasakan kiamat! Walaupun sebagian kita menganggap hal itu terlalu berlebihan. Namun bagi orang yang mencapai kesuksesannya karena mencintai pekerjaannya hal itu benar.
Kata kuncinya adalah ketika kita selalu bosan dengan pekerjaan kita saat ini, maka sebenarnya kita tidak mencintai pekerjaan tersebut. Dalam beberapa kisah orang sukses yang kita baca, begitu banyak kesuksesan yang mereka dapatkan setelah mereka beralih dari pekerjaan yang membuat mereka selalu bosan. Ada juga orang yang mencapai kesuksesannya ketika dia di PHK dari pekerjaannya dan banyak lagi kisah-kisah lainnya setelah mereka HIJRAH dari pekerjaan yang sebelumnya.
Sekali lagi hal ini lebih disebabkan oleh cintanya mereka dengan pekerjaan yang mereka lakukan saat ini. Namun bukan berarti bahwa saya menganjurkan agar para sahabat berhenti untuk melakukan pekerjaan yang saat ini sahabat lakukan? Cobalah untuk mencintai pekerjaan kita saat ini agar dapat mencapai kesuksesan yang kita harapkan. Bagi para sahabat yang belum mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan apa yang diharapkan, cobalah untuk mengingat-ingat apa pekerjaan yang sangat kita cintai dan lakukan dengan membuat langkah-langkah kecil menuju pekerjaan tersebut. Saya yakin dengan modal cinta yang kita miliki serta tekad yang kuat untuk melakukannya pasti kita akan dapatkan. Seperti halnya kita mencintai seseorang, apabila kita serius dan terus berusaha untuk mendapatkannya Insya Allah suatu saat kita akan mendapatkan orang yang kita cintai. Karena tidak ada yang tidak mungkin didunia ini untuk kita capai!
Sesuatu yang mustahil hanya milik Allah S.W.T. dan apa yang bisa dilakukan oleh makhluk ciptaannya maka kita juga mampu melakukannya, dan semua itu akan terasa mudah apabila kita “ Mencintainya “
Minggu, 23 Mei 2010
SUARA HATI
Kita selalu mendengarkan nasehat yang berbunyi “ Coba kau dengarkan kata hati kamu!! “. Ternyata benar sahabat, beberapa hari ini saya mencoba merenung dan mendengarkan kata hati, untuk bertindak, mencari kebenaran dan untuk melakukan sesuatu.
Begitu tenang, damai dan yang pasti apa yang dikatakan oleh suara hata adalah sebuah kebenaran. “ Insan dalam kaca “, kalau sahabat pernah membaca artikel saya tentang orang dalam kaca, kita mencoba berbicara dengan diri kita sendiri tentang sesuatu yang ingin kita lakukan maupun apa yang kita pikirkan, apakah itu salah dan benar, Maka dia akan menjawabnya.
Beberapa dari kita mungkin tidak ingin bertanya kepada orang lain tentang apa yang sudah dan akan kita lakukan. Apakah itu baik untuk kita atau tidak. Sahabat bisa melakukannya untuk mencoba bicara dengan hati. Percayalah bahwa kata hati tidak pernah bohong, hanya terkadang kita selalu berbicara ataupun melakukan sesuatu berdasarkan insting kita masing-masing. Ada beberapa kejadian yang kita lihat baik di televisi maupun dilingkungan kita sendiri, bahwa seseorang yang tadinya begitu jahat, kejam dan sangat menakutkan bagi orang lain, akhirnya sadar dan bahkan begitu tekun beribadah.
Hal itu disamping mendapatkan hidayah dari Allah S.W.T, mereka juga mendengarkan suara hati mereka, karena kita tau bahwa orang-orang yang dianggap jahat, kejam dan sebagainya itu biasanya jarang mendengarkan nasehat. Mereka lebih percaya diri mereka sendiri ketimbang nasehat dari orang lain. Maka satu-satunya yang mereka percaya adalah suara hati.
Buat semua sahabat dunia motivasi.com, mari kita coba mendengarkan suara hati kita dalam melangkah disetiap jengkal langkah kehidupan kita, banyak hal yang terkadang dengan insting yang kita miliki malah membuat kita mempunyai masalah. Dan sayangnya disaat masalah itu muncul, kita baru mencoba mendengarkan nasehat dan mencoba berbicara dengan hati kita. Padahal “ sesal kemudian tidak berguna “.
Ada banyak cara ketika kita mau mencoba berbicara dan mendengarkan suara hati. Salah satunya adalah menghadap kecermin dan berbicaralah. Hehehehehehe… memang seakan-akan seperti orang gila ya??? Tapi yakinlah lambat laun, sahabat pasti menikmatinya karena begitu banyak hal-hal yang terkadang sulit untuk kita pecahkan akan dapat kita selesaikan, karena sekali lagi suara hati tidak pernah berbohong! yang lain bisa dengan cara merenung dan berdiam diri setelah sholat.
Mudah-mudahan dengan begitu kita akan dapat menentukan jalan terbaik yang harus kita lalui dan apa yang akan kita lakukan dalam mencapai sebuah kesuksesan dalam kehidupan ini untuk kita semua. Amin.
Begitu tenang, damai dan yang pasti apa yang dikatakan oleh suara hata adalah sebuah kebenaran. “ Insan dalam kaca “, kalau sahabat pernah membaca artikel saya tentang orang dalam kaca, kita mencoba berbicara dengan diri kita sendiri tentang sesuatu yang ingin kita lakukan maupun apa yang kita pikirkan, apakah itu salah dan benar, Maka dia akan menjawabnya.
Beberapa dari kita mungkin tidak ingin bertanya kepada orang lain tentang apa yang sudah dan akan kita lakukan. Apakah itu baik untuk kita atau tidak. Sahabat bisa melakukannya untuk mencoba bicara dengan hati. Percayalah bahwa kata hati tidak pernah bohong, hanya terkadang kita selalu berbicara ataupun melakukan sesuatu berdasarkan insting kita masing-masing. Ada beberapa kejadian yang kita lihat baik di televisi maupun dilingkungan kita sendiri, bahwa seseorang yang tadinya begitu jahat, kejam dan sangat menakutkan bagi orang lain, akhirnya sadar dan bahkan begitu tekun beribadah.
Hal itu disamping mendapatkan hidayah dari Allah S.W.T, mereka juga mendengarkan suara hati mereka, karena kita tau bahwa orang-orang yang dianggap jahat, kejam dan sebagainya itu biasanya jarang mendengarkan nasehat. Mereka lebih percaya diri mereka sendiri ketimbang nasehat dari orang lain. Maka satu-satunya yang mereka percaya adalah suara hati.
Buat semua sahabat dunia motivasi.com, mari kita coba mendengarkan suara hati kita dalam melangkah disetiap jengkal langkah kehidupan kita, banyak hal yang terkadang dengan insting yang kita miliki malah membuat kita mempunyai masalah. Dan sayangnya disaat masalah itu muncul, kita baru mencoba mendengarkan nasehat dan mencoba berbicara dengan hati kita. Padahal “ sesal kemudian tidak berguna “.
Ada banyak cara ketika kita mau mencoba berbicara dan mendengarkan suara hati. Salah satunya adalah menghadap kecermin dan berbicaralah. Hehehehehehe… memang seakan-akan seperti orang gila ya??? Tapi yakinlah lambat laun, sahabat pasti menikmatinya karena begitu banyak hal-hal yang terkadang sulit untuk kita pecahkan akan dapat kita selesaikan, karena sekali lagi suara hati tidak pernah berbohong! yang lain bisa dengan cara merenung dan berdiam diri setelah sholat.
Mudah-mudahan dengan begitu kita akan dapat menentukan jalan terbaik yang harus kita lalui dan apa yang akan kita lakukan dalam mencapai sebuah kesuksesan dalam kehidupan ini untuk kita semua. Amin.
TINDAKAN BENAR DAN TINDAKAN SALAH
Tindakan benar dan tindakan salah adalah sebuah pilihan kita dalam hidup. Pada dasarnya kita semua mengetahui resiko atau apa yang akan kita hadapi dari pilihan tindakan kita tersebut. Namun masih banyak juga dari kita yang terkadang selalu melihat atau mengambil pilihan untuk menghindari masalahnya, padahal setelah itu akan lebih banyak lagi masalah yang akan kita hadapi dari apa yang kita ambil di awal.
Tindakan Benar..
Bertindak benar dalam setiap masalah yang kita hadapi memang dibutuhkan keberanian, tanggung jawab dan dedikasi yang kuat untuk menghadapinya, karena biasanya hal ini terjadi diawal masalah. Kekhawatiran, ketakutan dan kurang percaya diri dapat menjadi dewa pada saat kita akan melakukan tindakan benar, bahkan kita seolah-olah merasa dirugikan ketika tindakan benar itu kita lakukan. Tapi percayalah bahwa Allah S.W.T tidak akan memberi umatnya sebuah cobaan yang umatnya tidak mampu menghadapinya. Kalaupun kita gagal mendapatkan sesuatu atau menjadi salah karena melakukan tindakan benar, itu adalah jalan atau penyelesaian terbaik dari masalah yang harus kita terima. Dan kita akan menjadi lebih bijak juga lebih baik karenanya.
Tindakan Salah…
Bertindak salah dalam menghadapi masalah adalah lari dari masalah yang sedang kita hadapi, dan hal ini akan terus membuat kita melakukan kesalahan demi kesalahan baru dalam kehidupan kita. Diawal memang rasanya kita menang, karena kita seolah-olah terlepas dari masalah tersebut, tapi yakinlah bahwa ternyata tanpa kita sadari kita telah melakukan hal yang benar-benar salah. Kita akan terus dihantui kesalahan, bahkan dalam kehidupan kita akan selalu berbohong dan terus melarikan diri dari setiap masalah yang kita hadapi sehingga pada akhirnya masalah yang lebih besar akan kita dapatkan. Hal yang paling kita khawatirkan dalam melakukan tindakan salah adalah kita akan KALAH dan menjadi pecundang diakhir kehidupan kita. YAKINLAH!!!
Dari apa yang kita tulis diatas, maka intinya adalah dalam kehidupan ini semua hal yang akan kita lakukan adalah sebuah pilihan hidup bagi kita. Dan setiap pilihan yang kita buat pasti ada resiko dari semuanya itu. Tinggal kekuatan kita untuk memilih yang tepat bagi kita dan kehidupan ini.
Teruslah berjuang sahabat… tentukan pilihan kita yang terbaik untuk hidup kita yang hanya sekali ini dimuka bumi. Jangan sia-siakan hidup kita dan lakukan tindakan benar dalam setiap langkah kehidupan ini, karena hal itu sangat mahal harganya ketika kita sia-siakan. Tidak akan sebanding tujuan dan kesuksesan yang akan kita capai dengan tindakan salah yang kita lakukan!!
Tindakan Benar..
Bertindak benar dalam setiap masalah yang kita hadapi memang dibutuhkan keberanian, tanggung jawab dan dedikasi yang kuat untuk menghadapinya, karena biasanya hal ini terjadi diawal masalah. Kekhawatiran, ketakutan dan kurang percaya diri dapat menjadi dewa pada saat kita akan melakukan tindakan benar, bahkan kita seolah-olah merasa dirugikan ketika tindakan benar itu kita lakukan. Tapi percayalah bahwa Allah S.W.T tidak akan memberi umatnya sebuah cobaan yang umatnya tidak mampu menghadapinya. Kalaupun kita gagal mendapatkan sesuatu atau menjadi salah karena melakukan tindakan benar, itu adalah jalan atau penyelesaian terbaik dari masalah yang harus kita terima. Dan kita akan menjadi lebih bijak juga lebih baik karenanya.
Tindakan Salah…
Bertindak salah dalam menghadapi masalah adalah lari dari masalah yang sedang kita hadapi, dan hal ini akan terus membuat kita melakukan kesalahan demi kesalahan baru dalam kehidupan kita. Diawal memang rasanya kita menang, karena kita seolah-olah terlepas dari masalah tersebut, tapi yakinlah bahwa ternyata tanpa kita sadari kita telah melakukan hal yang benar-benar salah. Kita akan terus dihantui kesalahan, bahkan dalam kehidupan kita akan selalu berbohong dan terus melarikan diri dari setiap masalah yang kita hadapi sehingga pada akhirnya masalah yang lebih besar akan kita dapatkan. Hal yang paling kita khawatirkan dalam melakukan tindakan salah adalah kita akan KALAH dan menjadi pecundang diakhir kehidupan kita. YAKINLAH!!!
Dari apa yang kita tulis diatas, maka intinya adalah dalam kehidupan ini semua hal yang akan kita lakukan adalah sebuah pilihan hidup bagi kita. Dan setiap pilihan yang kita buat pasti ada resiko dari semuanya itu. Tinggal kekuatan kita untuk memilih yang tepat bagi kita dan kehidupan ini.
Teruslah berjuang sahabat… tentukan pilihan kita yang terbaik untuk hidup kita yang hanya sekali ini dimuka bumi. Jangan sia-siakan hidup kita dan lakukan tindakan benar dalam setiap langkah kehidupan ini, karena hal itu sangat mahal harganya ketika kita sia-siakan. Tidak akan sebanding tujuan dan kesuksesan yang akan kita capai dengan tindakan salah yang kita lakukan!!
MENGEMBANGKAN IDE DAN KREATIFITAS KITA
Kita semua adalah manusia luar biasa.. banyak kita yang sudah tidak lagi menyadarinya. Hal ini mungkin karena kita jarang sekali melihat kemampuan yang kita miliki. Pengaruh lingkungan, kehidupan, perkembangan tekhnologi dan perubahan sikap mental kita membuat semua kemampuan kita tertutup dengan kondisi tersebut.
Mari kita coba menghitung apa yang dulu pernah kita lakukan. Dari mulai membuat mobil-mobilan dari sandal jepit bekas sampai membuat senapan dari papan dengan peluru yang beraneka ragam. Saat ini semua anak yang berada khususnya didaerah perkotaan, lebih senang dengan cara membeli tanpa pernah melakukan proses kreatifitas seperti yang pernah dilakukan oleh anak-anak pedesaan atau kita sendiri dahulu. Mungkin karena dahulu kehidupan kita agak lebih sulit dibandingkan sekarang, sehingga tidak banyak orang tua yang ingin memberikan pelajaran yang berharga seperti yang pernah dilakukan oleh orang tua kita dahulu. Segala hal saat ini begitu mudah untuk kita dapatkan dengan aneka ragam bentuk dan tentunya harga.
Namun ketahuilah bahwa itu semua akan membuat kehidupan kita terasa sulit, karena akhirnya uang merupakan hal yang paling penting dalam kondisi seperti itu. Pada saat saya dan Bapak Iskandar Lubis membicarakan hal ini dalam perjalanan kami menuju kota Pasaman Sumatera Barat, kami mencoba mengenang kembali saat-saat kami masih berusia 5 – 12 tahun. Semua kebutuhan permainan yang kami miliki adalah hasil dari tangan kami sendiri. Membuat mobil-mobilan misalnya. Saya mencari papan-papan bekas dan mencoba membuat kerangka seperti layaknya sebuah mobil truk mini. Dan untuk bannya saya memakai sandal jepit bekas yang saya dapatkan dari tong sampah ataupun sandal jepit orang tua yang sudah tidak terpakai.. hahahahahaha… hmmm kemana kemampuan imajinasi itu saat ini??? Sama halnya dengan Bapak Iskandar Lubis, beliau malah mampu menjual pistol dan senapan buatannya kepada teman-temannya, padahal semua bahan yang dia gunakan hanya barang-barang bekas yang sudag tidak lagi dipergunakan orang.
Kisah kami ini adalah sedikit kisah dari kehidupan kami pada waktu kecil, bahkan saya dapat memastikan, kita semua punya pengalaman yang begitu berharga dalam mengembangkan ide kreatifitas kita semua diwaktu kecil. Dan ketika ide kreatif itu ada yang membuat dalam bentuk dan kondisi yang lebih baik, maka hasilnya adalah sebuah kesuksesan. Saat ini dipasar-pasar tradisional banyk kita jumpai ide kreatif itu menjadi punya nilai ekonomis, walaupun tidak begitu berkembang namun peminat cukup banyak. Dan yang tinggal adalah bagaimana semua permainan itu dikemas dan dibentuk menyerupai aslinya. Kemampuan produk-produk china yang digemari anak-anak saat ini adalah bukti bahwa ide kreatifitas kita semua yang pernah ada dijadikan orang lain untuk kesuksesan mereka.
Untuk itu jangan pernah mengeluh hidup ini susah ataupun payah, hanya karena kita saat ini dihimpit kesulitan. Namun teruslah berjuang, temukan apa yang bisa kita lakukan dari lingkungan sekitar kita. Masyarakat kita selalu bangkit dan menghilangkan rasa minder, malu atau apapun pada saat sudah mengalami kesusahan yang teramat sangat, padahal tidak perlu gengsi untuk melakukan sesuatu yang benar, tidak perlu malu untuk berbuat yang terbaik dalam hidup ini, namun malulah kita pada saat kita melakukan tindakan yang kurang terpuji bahkan sampai melukai hati dan menganiaya orang lain.
Mari kita coba menghitung apa yang dulu pernah kita lakukan. Dari mulai membuat mobil-mobilan dari sandal jepit bekas sampai membuat senapan dari papan dengan peluru yang beraneka ragam. Saat ini semua anak yang berada khususnya didaerah perkotaan, lebih senang dengan cara membeli tanpa pernah melakukan proses kreatifitas seperti yang pernah dilakukan oleh anak-anak pedesaan atau kita sendiri dahulu. Mungkin karena dahulu kehidupan kita agak lebih sulit dibandingkan sekarang, sehingga tidak banyak orang tua yang ingin memberikan pelajaran yang berharga seperti yang pernah dilakukan oleh orang tua kita dahulu. Segala hal saat ini begitu mudah untuk kita dapatkan dengan aneka ragam bentuk dan tentunya harga.
Namun ketahuilah bahwa itu semua akan membuat kehidupan kita terasa sulit, karena akhirnya uang merupakan hal yang paling penting dalam kondisi seperti itu. Pada saat saya dan Bapak Iskandar Lubis membicarakan hal ini dalam perjalanan kami menuju kota Pasaman Sumatera Barat, kami mencoba mengenang kembali saat-saat kami masih berusia 5 – 12 tahun. Semua kebutuhan permainan yang kami miliki adalah hasil dari tangan kami sendiri. Membuat mobil-mobilan misalnya. Saya mencari papan-papan bekas dan mencoba membuat kerangka seperti layaknya sebuah mobil truk mini. Dan untuk bannya saya memakai sandal jepit bekas yang saya dapatkan dari tong sampah ataupun sandal jepit orang tua yang sudah tidak terpakai.. hahahahahaha… hmmm kemana kemampuan imajinasi itu saat ini??? Sama halnya dengan Bapak Iskandar Lubis, beliau malah mampu menjual pistol dan senapan buatannya kepada teman-temannya, padahal semua bahan yang dia gunakan hanya barang-barang bekas yang sudag tidak lagi dipergunakan orang.
Kisah kami ini adalah sedikit kisah dari kehidupan kami pada waktu kecil, bahkan saya dapat memastikan, kita semua punya pengalaman yang begitu berharga dalam mengembangkan ide kreatifitas kita semua diwaktu kecil. Dan ketika ide kreatif itu ada yang membuat dalam bentuk dan kondisi yang lebih baik, maka hasilnya adalah sebuah kesuksesan. Saat ini dipasar-pasar tradisional banyk kita jumpai ide kreatif itu menjadi punya nilai ekonomis, walaupun tidak begitu berkembang namun peminat cukup banyak. Dan yang tinggal adalah bagaimana semua permainan itu dikemas dan dibentuk menyerupai aslinya. Kemampuan produk-produk china yang digemari anak-anak saat ini adalah bukti bahwa ide kreatifitas kita semua yang pernah ada dijadikan orang lain untuk kesuksesan mereka.
Untuk itu jangan pernah mengeluh hidup ini susah ataupun payah, hanya karena kita saat ini dihimpit kesulitan. Namun teruslah berjuang, temukan apa yang bisa kita lakukan dari lingkungan sekitar kita. Masyarakat kita selalu bangkit dan menghilangkan rasa minder, malu atau apapun pada saat sudah mengalami kesusahan yang teramat sangat, padahal tidak perlu gengsi untuk melakukan sesuatu yang benar, tidak perlu malu untuk berbuat yang terbaik dalam hidup ini, namun malulah kita pada saat kita melakukan tindakan yang kurang terpuji bahkan sampai melukai hati dan menganiaya orang lain.
KEBAHAGIAAN BISA DICAPAI DENGAN BERSYUKUR
Banyak hal yang dapat kita pelajari baik dalam suka maupun duka dari setiap langkah perjalanan hidup kita. Namun terkadang selalu terlewatkan begitu saja. Hari ini saya mendapatkan pelajaran yang berharga bahwa apa yang saya dan teman-teman lakukan hari ini adalah sesuatu yang bisa dijadikan cermin dalam merubah sikap dan prilaku kita untuk lebih baik.
Dalam melakukan sesuatu memang terkadang perlu keceriaan, semangat yang luar biasa dan fokus terhadap tujuan. Namun bukan tidak mungkin hal itu bisa hilang bahkan menjadi sesuatu yang menakutkan buat kita. Sebagai contoh seseorang yang ingin bahagia dalam segala hal akhirnya putus asa hanya karena begitu banyak biaya dan waktu serta perjuangan yang telah dia habiskan namun kebahagiaan itu tidak kunjung datang. Padahal kebahagiaan itu selalu dekat dengan diri kita sendiri. Tapi saya yakin bahwa banyak kita yang menganggap bahwa kebahagiaan itu adalah ketika kita memiliki uang banyak, tidak memikirkan apa yang akan dimakan untuk esok hari, memiliki bahkan lebih dari apa yang dimiliki orang lain dan sebagainya, dan ketika itu semua tidak kita dapatkan kita selalu menganggap bahwa kita sudah hancur dan akhirnya berhenti meraih impian kita.
Tapi pernahkah kita coba berpikir bahwa mengapa Allah S.W.T tidak atau belum mau memberikan apa yang kita impikan itu bisa kita dapatkan?
Ternyata semua kebahagiaan yang sebagian dari kita maksudkan adalah sesuatu yang sebenarnya merupakan batasan yang digariskan untuk kita oleh sang khaliq agar kita syukuri. Dan yang pasti bagaimana mungkin Allah S.W.T akan memberikan lebih kepada kita sementara itu semua akan membuat kita lupa untuk selalu bersyukur.
Mari kita coba merenung begitu banyak manfaat yang telah diberikan oleh sang pencipta kepada kita, mulai dari bentuk tubuh, kemampuan atau fungsi organ yang lengkap, kemapuan untuk melakukan sesuatu sampai kepada hirupan nafas yang saat ini masih berfungsi dengan baik. Dan yakinlah apabila itu selalu kita syukuri maka tidak ada yang tidak mungkin didunia ini untuk bisa kita capai.
Jangan terlalu menyalahkan keadaan, jangan kita mencari kambing hitam bahkan sampai kepada mengatakan bahwa Allah S.W.T tidak adil kepada kita. Tapi hal terbesar dari semua mimpi kita untuk kebahagian yang hakiki adalah kita sendiri. Dan apabila syukur itu bisa kita amalkan dalam keadaan kita dibumi ini, maka Insya Allah, apapun yang kita impikan akan terwujud.
Dalam melakukan sesuatu memang terkadang perlu keceriaan, semangat yang luar biasa dan fokus terhadap tujuan. Namun bukan tidak mungkin hal itu bisa hilang bahkan menjadi sesuatu yang menakutkan buat kita. Sebagai contoh seseorang yang ingin bahagia dalam segala hal akhirnya putus asa hanya karena begitu banyak biaya dan waktu serta perjuangan yang telah dia habiskan namun kebahagiaan itu tidak kunjung datang. Padahal kebahagiaan itu selalu dekat dengan diri kita sendiri. Tapi saya yakin bahwa banyak kita yang menganggap bahwa kebahagiaan itu adalah ketika kita memiliki uang banyak, tidak memikirkan apa yang akan dimakan untuk esok hari, memiliki bahkan lebih dari apa yang dimiliki orang lain dan sebagainya, dan ketika itu semua tidak kita dapatkan kita selalu menganggap bahwa kita sudah hancur dan akhirnya berhenti meraih impian kita.
Tapi pernahkah kita coba berpikir bahwa mengapa Allah S.W.T tidak atau belum mau memberikan apa yang kita impikan itu bisa kita dapatkan?
Ternyata semua kebahagiaan yang sebagian dari kita maksudkan adalah sesuatu yang sebenarnya merupakan batasan yang digariskan untuk kita oleh sang khaliq agar kita syukuri. Dan yang pasti bagaimana mungkin Allah S.W.T akan memberikan lebih kepada kita sementara itu semua akan membuat kita lupa untuk selalu bersyukur.
Mari kita coba merenung begitu banyak manfaat yang telah diberikan oleh sang pencipta kepada kita, mulai dari bentuk tubuh, kemampuan atau fungsi organ yang lengkap, kemapuan untuk melakukan sesuatu sampai kepada hirupan nafas yang saat ini masih berfungsi dengan baik. Dan yakinlah apabila itu selalu kita syukuri maka tidak ada yang tidak mungkin didunia ini untuk bisa kita capai.
Jangan terlalu menyalahkan keadaan, jangan kita mencari kambing hitam bahkan sampai kepada mengatakan bahwa Allah S.W.T tidak adil kepada kita. Tapi hal terbesar dari semua mimpi kita untuk kebahagian yang hakiki adalah kita sendiri. Dan apabila syukur itu bisa kita amalkan dalam keadaan kita dibumi ini, maka Insya Allah, apapun yang kita impikan akan terwujud.
Sukses Berarti Pantang Menyerah
Beberapa bulan yang lalu saya menonton Film dengan judul The Persuit of happyness yang diperankan oleh Will Smith, film ini adalah sebuah karya yang saya pikir luar biasa bagi orang-orang yang hidupnya tidak terlalu baik dalam sisi keuangan dan rumah tangga.
Begitu banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari film ini dan saya berharap semua sahabat dapat melihat dan menyaksikan film tersebut. Didalam film tersebut dikisahkan sebuah rumah tangga yang memang sedang mengalami sebuah kesulitan yang teramat sangat, sang suami hanya sebagai penjual alat pendeteksi penyakit dan si istri bekerja sebagai seorang karyawan disalah satu binatu atau tempat pencucian kain.
Pada awalnya keluarga ini begitu bahagia, hidup mereka penuh dengan senyuman sampai akhirnya anak pertama mereka lahir. Sang suami dengan keyakinan yang tinggi mempertaruhkan semua uangnya dan membeli alat pendeteksi penyakit ini dari sebuah perusahaan untuk kemudian ia jajakan disetiap rumah sakit dan praktek dokter. Beberapa tahun memang alat ini menjadi sesuatu yang sangat penting sehingga banyak pesanan dan keuntungan yang ia dapatkan dari hasil penjualan barang tersebut. Namun setelah tahun-tahun berikutnya alat ini merupakan barang yang sudah tidak lagi digunakan karena masih bersifat manual, kemajuan tekhnologi membuat alat ini menjadi kuno.
Anak mereka sudah semakin besar, kebutuhan mulai bertambah dan alat yang akan dijual sudah mulai tidak diminati banyak orang. Pertengkaran demi pertengkaran dirumah tangga mulai terjadi karena banyaknya kebutuhan hidup yang tidak bisa diselesaikan, sang istri mulai tidak tahan dengan banyaknya tagihan yang datang, biaya telpon, sewa rumah, asuransi, biaya sekolah anak dan masih banyak tagihan lainnya. Sampai pada suatu puncak pertengkaran sang istri meninggalkan sang suami dan anak laki-lakinya yang baru berusia 5 tahun. Sungguh suatu yang memilukan hidup mereka. Sang suami berusaha untuk meyakinkan sang istri dengan alasan sang anak masih membutuhkan ibu dan selalu bertanya tentang ibunya, namun hati wanita itu tetap tidak bergeming karena tidak sanggup menahan kemiskinan yang mereka alami.
Akhirnya sang suami dan sianak diusir dari apartemennya karena tidak sanggup membayar, dengan sabar dan tabah suami menyakinkan anaknya bahwa mereka tidak lagi membutuhkan tempat tinggal dan yang suami butuhkan adalah bagaimana sianak selalu menyayangi dan tetap bersamanya. Motivasi terbesar sang ayah adalah anaknya, mereka tidur dimana saja pada waktu malam, distasiun kereta api, emperan toko sampai di toilet, sang anak selalu bertanya kenapa kita tidak tidur dirumah? namun dengan tegar sang ayah selalu menjawab dengan bijak sana.
Singkat cerita sang ayah terus berusaha dan satu ketika melihat sebuah mobil mewah yang parkir tepat dihadapannya, sang pemilik mobil keluar dengan wajah yang begitu bahagia, sang ayah lantas bertanya “ bagaimana anda mendapatkan mobil mewah ini? ” dan dengan ringan pemilik mobil menunjuk sebuah gedung. Gedung tersebut adalah sebuah perusahaan bursa effek. Mimpi sang ayah untuk menjadi orang kayapun tergambar, dengan semangat yang tinggi dan motivasi untuk memberikan kebahagiaan kepada sang anak yang sudah cukup menderita, membuat sang ayah mencoba untuk belajar dan mendapatkan pekerjaan di gedung tersebut. Akhirnya mimpi itupun menjadi kenyataan, diakhir ceritanya… ternyata film ini adalah sebuah kisah nyata dari seorang bankir yang saat ini sangat terkenal di Dunia “ Chris Gardner ”.
Dari cerita diatas jelas bagi kita bahwa ternyata jangan pernah takut bermimpi untuk sesuatu yang ingin kita capai, yakinlah!!! dan apabila kita yakin serta mau bersungguh-sungguh untuk mencapai mimpi itu kita pasti bisa!. Buatlah sebuah motivasi dalam diri untuk mencapainya agar kita selalu bersemangat dalam mengejar semua yang kita inginkan, karena tanpa motivasi, kita tidak akan bergairah untuk mencapainya. Jangan pernah pedulikan bagaimana dan siapa kita saat ini, tapi buatlah keyakinan bahwa suatu saat nanti kita adalah orang yang sukses. Dan satu hal yang patut kita teladani dari cerita diatas JANGAN PERNAH MENYERAH UNTUK KEHIDUPAN KITA YANG SEKALI INI, sesulit apapun hidup kita hari ini.
Begitu banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari film ini dan saya berharap semua sahabat dapat melihat dan menyaksikan film tersebut. Didalam film tersebut dikisahkan sebuah rumah tangga yang memang sedang mengalami sebuah kesulitan yang teramat sangat, sang suami hanya sebagai penjual alat pendeteksi penyakit dan si istri bekerja sebagai seorang karyawan disalah satu binatu atau tempat pencucian kain.
Pada awalnya keluarga ini begitu bahagia, hidup mereka penuh dengan senyuman sampai akhirnya anak pertama mereka lahir. Sang suami dengan keyakinan yang tinggi mempertaruhkan semua uangnya dan membeli alat pendeteksi penyakit ini dari sebuah perusahaan untuk kemudian ia jajakan disetiap rumah sakit dan praktek dokter. Beberapa tahun memang alat ini menjadi sesuatu yang sangat penting sehingga banyak pesanan dan keuntungan yang ia dapatkan dari hasil penjualan barang tersebut. Namun setelah tahun-tahun berikutnya alat ini merupakan barang yang sudah tidak lagi digunakan karena masih bersifat manual, kemajuan tekhnologi membuat alat ini menjadi kuno.
Anak mereka sudah semakin besar, kebutuhan mulai bertambah dan alat yang akan dijual sudah mulai tidak diminati banyak orang. Pertengkaran demi pertengkaran dirumah tangga mulai terjadi karena banyaknya kebutuhan hidup yang tidak bisa diselesaikan, sang istri mulai tidak tahan dengan banyaknya tagihan yang datang, biaya telpon, sewa rumah, asuransi, biaya sekolah anak dan masih banyak tagihan lainnya. Sampai pada suatu puncak pertengkaran sang istri meninggalkan sang suami dan anak laki-lakinya yang baru berusia 5 tahun. Sungguh suatu yang memilukan hidup mereka. Sang suami berusaha untuk meyakinkan sang istri dengan alasan sang anak masih membutuhkan ibu dan selalu bertanya tentang ibunya, namun hati wanita itu tetap tidak bergeming karena tidak sanggup menahan kemiskinan yang mereka alami.
Akhirnya sang suami dan sianak diusir dari apartemennya karena tidak sanggup membayar, dengan sabar dan tabah suami menyakinkan anaknya bahwa mereka tidak lagi membutuhkan tempat tinggal dan yang suami butuhkan adalah bagaimana sianak selalu menyayangi dan tetap bersamanya. Motivasi terbesar sang ayah adalah anaknya, mereka tidur dimana saja pada waktu malam, distasiun kereta api, emperan toko sampai di toilet, sang anak selalu bertanya kenapa kita tidak tidur dirumah? namun dengan tegar sang ayah selalu menjawab dengan bijak sana.
Singkat cerita sang ayah terus berusaha dan satu ketika melihat sebuah mobil mewah yang parkir tepat dihadapannya, sang pemilik mobil keluar dengan wajah yang begitu bahagia, sang ayah lantas bertanya “ bagaimana anda mendapatkan mobil mewah ini? ” dan dengan ringan pemilik mobil menunjuk sebuah gedung. Gedung tersebut adalah sebuah perusahaan bursa effek. Mimpi sang ayah untuk menjadi orang kayapun tergambar, dengan semangat yang tinggi dan motivasi untuk memberikan kebahagiaan kepada sang anak yang sudah cukup menderita, membuat sang ayah mencoba untuk belajar dan mendapatkan pekerjaan di gedung tersebut. Akhirnya mimpi itupun menjadi kenyataan, diakhir ceritanya… ternyata film ini adalah sebuah kisah nyata dari seorang bankir yang saat ini sangat terkenal di Dunia “ Chris Gardner ”.
Dari cerita diatas jelas bagi kita bahwa ternyata jangan pernah takut bermimpi untuk sesuatu yang ingin kita capai, yakinlah!!! dan apabila kita yakin serta mau bersungguh-sungguh untuk mencapai mimpi itu kita pasti bisa!. Buatlah sebuah motivasi dalam diri untuk mencapainya agar kita selalu bersemangat dalam mengejar semua yang kita inginkan, karena tanpa motivasi, kita tidak akan bergairah untuk mencapainya. Jangan pernah pedulikan bagaimana dan siapa kita saat ini, tapi buatlah keyakinan bahwa suatu saat nanti kita adalah orang yang sukses. Dan satu hal yang patut kita teladani dari cerita diatas JANGAN PERNAH MENYERAH UNTUK KEHIDUPAN KITA YANG SEKALI INI, sesulit apapun hidup kita hari ini.
Jumat, 07 Mei 2010
Pengertian Inflasi
Dalam ilmu ekonomi, inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat atau adanya ketidak lancaran distribusi barang.[1] Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu. Inflasi adalah proses dari suatu peristiwa, bukan tinggi-rendahnya tingkat harga. Artinya, tingkat harga yang dianggap tinggi belum tentu menunjukan inflasi. Inflasi dianggap terjadi jika proses kenaikan harga berlangsung secara terus-menerus dan saling pengaruh-mempengaruhi. Istilah inflasi juga digunakan untuk mengartikan peningkatan persediaan uang yang kadangkala dilihat sebagai penyebab meningkatnya harga. Ada banyak cara untuk mengukur tingkat inflasi, dua yang paling sering digunakan adalah CPI dan GDP Deflator.
Inflasi dapat digolongkan menjadi empat golongan, yaitu inflasi ringan, sedang, berat, dan hiperinflasi. Inflasi ringan terjadi apabila kenaikan harga berada di bawah angka 10% setahun; inflasi sedang antara 10%—30% setahun; berat antara 30%—100% setahun; dan hiperinflasi atau inflasi tak terkendali terjadi apabila kenaikan harga berada di atas 100% setahun.
Inflasi dapat disebabkan oleh dua hal, yaitu tarikan permintaan atau desakan biaya produksi.
Inflasi tarikan permintaan (Ingg: demand pull inflation) terjadi akibat adanya permintaan total yang berlebihan sehingga terjadi perubahan pada tingkat harga. Bertambahnya permintaan terhadap barang dan jasa mengakibatkan bertambahnya permintaan terhadap faktor-faktor produksi. Meningkatnya permintaan terhadap faktor produksi itu kemudian menyebabkan harga faktor produksi meningkat. Jadi, inflasi ini terjadi karena suatu kenaikan dalam permintaan total sewaktu perekonomian yang bersangkutan dalam situasi full employment.
Inflasi desakan biaya (Ingg: cost push inflation) terjadi akibat meningkatnya biaya produksi (input) sehingga mengakibatkan harga produk-produk (output) yang dihasilkan ikut naik. Meningkatnya biaya produksi dapat disebabkan 2 hal,yaitu
kenaikan harga,misalnya bahan baku dan kenaikan upah/gaji,misalnya kenaikan gaji PNS akan mengakibatkan usaha-usaha swasta menaikkan harga barang-barang.
dan Factor-faktor yang menyebabkan terjadinya inflasi adalah sebagai berikut:[rujukan?]
a. Tingkat pengeluaran agregat yang melebihi kemampuan perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasa
b. Tuntutan kenaikan upah dari pekerja.
c. Kenaikan harga barang impor
d. Penambahan penawaran uang dengan cara mencetak uang baru
e. Kekacauan politik dan ekonomi seperti yang pernah terjadi di Indonesia tahun 1998. akibatnya angka inflasi mencapai 70%.
Penggolongan
Berdasarkan asalnya, inflasi dapat digolongkan menjadi dua, yaitu inflasi yang berasal dari dalam negeri dan inflasi yang berasal dari luar negeri. Inflasi berasal dari dalam negeri misalnya terjadi akibat terjadinya defisit anggaran belanja yang dibiayai dengan cara mencetak uang baru dan gagalnya pasar yang berakibat harga bahan makanan menjadi mahal. Sementara itu, inflasi dari luar negeri adalah inflasi yang terjadi sebagai akibat naiknya harga barang impor. Hal ini bisa terjadi akibat biaya produksi barang di luar negeri tinggi atau adanya kenaikan tarif impor barang.
Inflasi juga dapat dibagi berdasarkan besarnya cakupan pengaruh terhadap harga. Jika kenaikan harga yang terjadi hanya berkaitan dengan satu atau dua barang tertentu, inflasi itu disebut inflasi tertutup (Closed Inflation). Namun, apabila kenaikan harga terjadi pada semua barang secara umum, maka inflasi itu disebut sebagai inflasi terbuka (Open Inflation). Sedangkan apabila serangan inflasi demikian hebatnya sehingga setiap saat harga-harga terus berubah dan meningkat sehingga orang tidak dapat menahan uang lebih lama disebabkan nilai uang terus merosot disebut inflasi yang tidak terkendali (Hiperinflasi).
Berdasarkan keparahannya inflasi juga dapat dibedakan :
Inflasi ringan (kurang dari 10% / tahun)
Inflasi sedang (antara 10% sampai 30% / tahun)
Inflasi berat (antara 30% sampai 100% / tahun)
Hiperinflasi (lebih dari 100% / tahun)
Mengukur inflasi
Inflasi diukur dengan menghitung perubahan tingkat persentase perubahan sebuah indeks harga. Indeks harga tersebut di antaranya:
Indeks harga konsumen (IHK) atau consumer price index (CPI), adalah indeks yang mengukur harga rata-rata dari barang tertentu yang dibeli oleh konsumen.
Indeks biaya hidup atau cost-of-living index (COLI).
Indeks harga produsen adalah indeks yang mengukur harga rata-rata dari barang-barang yang dibutuhkan produsen untuk melakukan proses produksi. IHP sering digunakan untuk meramalkan tingkat IHK di masa depan karena perubahan harga bahan baku meningkatkan biaya produksi, yang kemudian akan meningkatkan harga barang-barang konsumsi.
Indeks harga komoditas adalah indeks yang mengukur harga dari komoditas-komoditas tertentu.
Indeks harga barang-barang modal
Deflator PDB menunjukkan besarnya perubahan harga dari semua barang baru, barang produksi lokal, barang jadi, dan jasa.
Inflasi memiliki dampak positif dan dampak negatif- tergantung parah atau tidaknya inflasi. Apabila inflasi itu ringan, justru mempunyai pengaruh yang positif dalam arti dapat mendorong perekonomian lebih baik, yaitu meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang bergairah untuk bekerja, menabung dan mengadakan investasi. Sebaliknya, dalam masa inflasi yang parah, yaitu pada saat terjadi inflasi tak terkendali (hiperinflasi), keadaan perekonomian menjadi kacau dan perekonomian dirasakan lesu. Orang menjadi tidak bersemangat kerja, menabung, atau mengadakan investasi dan produksi karena harga meningkat dengan cepat. Para penerima pendapatan tetap seperti pegawai negeri atau karyawan swasta serta kaum buruh juga akan kewalahan menanggung dan mengimbangi harga sehingga hidup mereka menjadi semakin merosot dan terpuruk dari waktu ke waktu.
Bagi masyarakat yang memiliki pendapatan tetap, inflasi sangat merugikan. Kita ambil contoh seorang pensiunan pegawai negeri tahun 1990. Pada tahun 1990, uang pensiunnya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, namun di tahun 2003 -atau tiga belas tahun kemudian, daya beli uangnya mungkin hanya tinggal setengah. Artinya, uang pensiunnya tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sebaliknya, orang yang mengandalkan pendapatan berdasarkan keuntungan, seperti misalnya pengusaha, tidak dirugikan dengan adanya inflasi. Begitu juga halnya dengan pegawai yang bekerja di perusahaan dengan gaji mengikuti tingkat inflasi.
Inflasi juga menyebabkan orang enggan untuk menabung karena nilai mata uang semakin menurun. Memang, tabungan menghasilkan bunga, namun jika tingkat inflasi di atas bunga, nilai uang tetap saja menurun. Bila orang enggan menabung, dunia usaha dan investasi akan sulit berkembang. Karena, untuk berkembang dunia usaha membutuhkan dana dari bank yang diperoleh dari tabungan masyarakat.
Bagi orang yang meminjam uang kepada bank (debitur), inflasi menguntungkan, karena pada saat pembayaran utang kepada kreditur, nilai uang lebih rendah dibandingkan pada saat meminjam. Sebaliknya, kreditur atau pihak yang meminjamkan uang akan mengalami kerugian karena nilai uang pengembalian lebih rendah jika dibandingkan pada saat peminjaman.
Bagi produsen, inflasi dapat menguntungkan bila pendapatan yang diperoleh lebih tinggi daripada kenaikan biaya produksi. Bila hal ini terjadi, produsen akan terdorong untuk melipatgandakan produksinya (biasanya terjadi pada pengusaha besar). Namun, bila inflasi menyebabkan naiknya biaya produksi hingga pada akhirnya merugikan produsen, maka produsen enggan untuk meneruskan produksinya. Produsen bisa menghentikan produksinya untuk sementara waktu. Bahkan, bila tidak sanggup mengikuti laju inflasi, usaha produsen tersebut mungkin akan bangkrut (biasanya terjadi pada pengusaha kecil).
Secara umum, inflasi dapat mengakibatkan berkurangnya investasi di suatu negara, mendorong kenaikan suku bunga, mendorong penanaman modal yang bersifat spekulatif, kegagalan pelaksanaan pembangunan, ketidakstabilan ekonomi, defisit neraca pembayaran, dan merosotnya tingkat kehidupan dan kesejahteraan masyarakat.
Peran bank sentral
Bank sentral memainkan peranan penting dalam mengendalikan inflasi. Bank sentral suatu negara pada umumnya berusaha mengendalikan tingkat inflasi pada tingkat yang wajar. Beberapa bank sentral bahkan memiliki kewenangan yang independen dalam artian bahwa kebijakannya tidak boleh diintervensi oleh pihak di luar bank sentral -termasuk pemerintah. Hal ini disebabkan karena sejumlah studi menunjukkan bahwa bank sentral yang kurang independen -- salah satunya disebabkan intervensi pemerintah yang bertujuan menggunakan kebijakan moneter untuk mendorong perekonomian -- akan mendorong tingkat inflasi yang lebih tinggi.
Bank sentral umumnya mengandalkan jumlah uang beredar dan/atau tingkat suku bunga sebagai instrumen dalam mengendalikan harga. Selain itu, bank sentral juga berkewajiban mengendalikan tingkat nilai tukar mata uang domestik. Hal ini disebabkan karena nilai sebuah mata uang dapat bersifat internal (dicerminkan oleh tingkat inflasi) maupun eksternal (kurs). Saat ini pola inflation targeting banyak diterapkan oleh bank sentral di seluruh dunia, termasuk oleh Bank Indonesia.
Inflasi dapat digolongkan menjadi empat golongan, yaitu inflasi ringan, sedang, berat, dan hiperinflasi. Inflasi ringan terjadi apabila kenaikan harga berada di bawah angka 10% setahun; inflasi sedang antara 10%—30% setahun; berat antara 30%—100% setahun; dan hiperinflasi atau inflasi tak terkendali terjadi apabila kenaikan harga berada di atas 100% setahun.
Inflasi dapat disebabkan oleh dua hal, yaitu tarikan permintaan atau desakan biaya produksi.
Inflasi tarikan permintaan (Ingg: demand pull inflation) terjadi akibat adanya permintaan total yang berlebihan sehingga terjadi perubahan pada tingkat harga. Bertambahnya permintaan terhadap barang dan jasa mengakibatkan bertambahnya permintaan terhadap faktor-faktor produksi. Meningkatnya permintaan terhadap faktor produksi itu kemudian menyebabkan harga faktor produksi meningkat. Jadi, inflasi ini terjadi karena suatu kenaikan dalam permintaan total sewaktu perekonomian yang bersangkutan dalam situasi full employment.
Inflasi desakan biaya (Ingg: cost push inflation) terjadi akibat meningkatnya biaya produksi (input) sehingga mengakibatkan harga produk-produk (output) yang dihasilkan ikut naik. Meningkatnya biaya produksi dapat disebabkan 2 hal,yaitu
kenaikan harga,misalnya bahan baku dan kenaikan upah/gaji,misalnya kenaikan gaji PNS akan mengakibatkan usaha-usaha swasta menaikkan harga barang-barang.
dan Factor-faktor yang menyebabkan terjadinya inflasi adalah sebagai berikut:[rujukan?]
a. Tingkat pengeluaran agregat yang melebihi kemampuan perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasa
b. Tuntutan kenaikan upah dari pekerja.
c. Kenaikan harga barang impor
d. Penambahan penawaran uang dengan cara mencetak uang baru
e. Kekacauan politik dan ekonomi seperti yang pernah terjadi di Indonesia tahun 1998. akibatnya angka inflasi mencapai 70%.
Penggolongan
Berdasarkan asalnya, inflasi dapat digolongkan menjadi dua, yaitu inflasi yang berasal dari dalam negeri dan inflasi yang berasal dari luar negeri. Inflasi berasal dari dalam negeri misalnya terjadi akibat terjadinya defisit anggaran belanja yang dibiayai dengan cara mencetak uang baru dan gagalnya pasar yang berakibat harga bahan makanan menjadi mahal. Sementara itu, inflasi dari luar negeri adalah inflasi yang terjadi sebagai akibat naiknya harga barang impor. Hal ini bisa terjadi akibat biaya produksi barang di luar negeri tinggi atau adanya kenaikan tarif impor barang.
Inflasi juga dapat dibagi berdasarkan besarnya cakupan pengaruh terhadap harga. Jika kenaikan harga yang terjadi hanya berkaitan dengan satu atau dua barang tertentu, inflasi itu disebut inflasi tertutup (Closed Inflation). Namun, apabila kenaikan harga terjadi pada semua barang secara umum, maka inflasi itu disebut sebagai inflasi terbuka (Open Inflation). Sedangkan apabila serangan inflasi demikian hebatnya sehingga setiap saat harga-harga terus berubah dan meningkat sehingga orang tidak dapat menahan uang lebih lama disebabkan nilai uang terus merosot disebut inflasi yang tidak terkendali (Hiperinflasi).
Berdasarkan keparahannya inflasi juga dapat dibedakan :
Inflasi ringan (kurang dari 10% / tahun)
Inflasi sedang (antara 10% sampai 30% / tahun)
Inflasi berat (antara 30% sampai 100% / tahun)
Hiperinflasi (lebih dari 100% / tahun)
Mengukur inflasi
Inflasi diukur dengan menghitung perubahan tingkat persentase perubahan sebuah indeks harga. Indeks harga tersebut di antaranya:
Indeks harga konsumen (IHK) atau consumer price index (CPI), adalah indeks yang mengukur harga rata-rata dari barang tertentu yang dibeli oleh konsumen.
Indeks biaya hidup atau cost-of-living index (COLI).
Indeks harga produsen adalah indeks yang mengukur harga rata-rata dari barang-barang yang dibutuhkan produsen untuk melakukan proses produksi. IHP sering digunakan untuk meramalkan tingkat IHK di masa depan karena perubahan harga bahan baku meningkatkan biaya produksi, yang kemudian akan meningkatkan harga barang-barang konsumsi.
Indeks harga komoditas adalah indeks yang mengukur harga dari komoditas-komoditas tertentu.
Indeks harga barang-barang modal
Deflator PDB menunjukkan besarnya perubahan harga dari semua barang baru, barang produksi lokal, barang jadi, dan jasa.
Inflasi memiliki dampak positif dan dampak negatif- tergantung parah atau tidaknya inflasi. Apabila inflasi itu ringan, justru mempunyai pengaruh yang positif dalam arti dapat mendorong perekonomian lebih baik, yaitu meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang bergairah untuk bekerja, menabung dan mengadakan investasi. Sebaliknya, dalam masa inflasi yang parah, yaitu pada saat terjadi inflasi tak terkendali (hiperinflasi), keadaan perekonomian menjadi kacau dan perekonomian dirasakan lesu. Orang menjadi tidak bersemangat kerja, menabung, atau mengadakan investasi dan produksi karena harga meningkat dengan cepat. Para penerima pendapatan tetap seperti pegawai negeri atau karyawan swasta serta kaum buruh juga akan kewalahan menanggung dan mengimbangi harga sehingga hidup mereka menjadi semakin merosot dan terpuruk dari waktu ke waktu.
Bagi masyarakat yang memiliki pendapatan tetap, inflasi sangat merugikan. Kita ambil contoh seorang pensiunan pegawai negeri tahun 1990. Pada tahun 1990, uang pensiunnya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, namun di tahun 2003 -atau tiga belas tahun kemudian, daya beli uangnya mungkin hanya tinggal setengah. Artinya, uang pensiunnya tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sebaliknya, orang yang mengandalkan pendapatan berdasarkan keuntungan, seperti misalnya pengusaha, tidak dirugikan dengan adanya inflasi. Begitu juga halnya dengan pegawai yang bekerja di perusahaan dengan gaji mengikuti tingkat inflasi.
Inflasi juga menyebabkan orang enggan untuk menabung karena nilai mata uang semakin menurun. Memang, tabungan menghasilkan bunga, namun jika tingkat inflasi di atas bunga, nilai uang tetap saja menurun. Bila orang enggan menabung, dunia usaha dan investasi akan sulit berkembang. Karena, untuk berkembang dunia usaha membutuhkan dana dari bank yang diperoleh dari tabungan masyarakat.
Bagi orang yang meminjam uang kepada bank (debitur), inflasi menguntungkan, karena pada saat pembayaran utang kepada kreditur, nilai uang lebih rendah dibandingkan pada saat meminjam. Sebaliknya, kreditur atau pihak yang meminjamkan uang akan mengalami kerugian karena nilai uang pengembalian lebih rendah jika dibandingkan pada saat peminjaman.
Bagi produsen, inflasi dapat menguntungkan bila pendapatan yang diperoleh lebih tinggi daripada kenaikan biaya produksi. Bila hal ini terjadi, produsen akan terdorong untuk melipatgandakan produksinya (biasanya terjadi pada pengusaha besar). Namun, bila inflasi menyebabkan naiknya biaya produksi hingga pada akhirnya merugikan produsen, maka produsen enggan untuk meneruskan produksinya. Produsen bisa menghentikan produksinya untuk sementara waktu. Bahkan, bila tidak sanggup mengikuti laju inflasi, usaha produsen tersebut mungkin akan bangkrut (biasanya terjadi pada pengusaha kecil).
Secara umum, inflasi dapat mengakibatkan berkurangnya investasi di suatu negara, mendorong kenaikan suku bunga, mendorong penanaman modal yang bersifat spekulatif, kegagalan pelaksanaan pembangunan, ketidakstabilan ekonomi, defisit neraca pembayaran, dan merosotnya tingkat kehidupan dan kesejahteraan masyarakat.
Peran bank sentral
Bank sentral memainkan peranan penting dalam mengendalikan inflasi. Bank sentral suatu negara pada umumnya berusaha mengendalikan tingkat inflasi pada tingkat yang wajar. Beberapa bank sentral bahkan memiliki kewenangan yang independen dalam artian bahwa kebijakannya tidak boleh diintervensi oleh pihak di luar bank sentral -termasuk pemerintah. Hal ini disebabkan karena sejumlah studi menunjukkan bahwa bank sentral yang kurang independen -- salah satunya disebabkan intervensi pemerintah yang bertujuan menggunakan kebijakan moneter untuk mendorong perekonomian -- akan mendorong tingkat inflasi yang lebih tinggi.
Bank sentral umumnya mengandalkan jumlah uang beredar dan/atau tingkat suku bunga sebagai instrumen dalam mengendalikan harga. Selain itu, bank sentral juga berkewajiban mengendalikan tingkat nilai tukar mata uang domestik. Hal ini disebabkan karena nilai sebuah mata uang dapat bersifat internal (dicerminkan oleh tingkat inflasi) maupun eksternal (kurs). Saat ini pola inflation targeting banyak diterapkan oleh bank sentral di seluruh dunia, termasuk oleh Bank Indonesia.
Langganan:
Komentar (Atom)
