HUBUNGAN EKONOMISASI, EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS
RENCANA
OPERASI
HASIL
AKTUAL
INPUT
PENGORBANAN
YANG
DIRENCANAKAN
PENGORBANAN
YANG TERJADI
EKONOMISASI
EFEKTIVITAS
OUTPUT
TUJUAN
HASIL
YANG DICAPAI
PROSES
EFISIENSI
Jumat, 28 Mei 2010
memahami permasalah secra dini
MEMAHAMI PERMASALAHAN SECARA DINI
Permasalahan
Penurunan laba
Perputaran karyawan
tinggi
Tingginya keluhan
pelanggan
Kemampuan
bersaing
Audit
Manajemen
Kehematan (Ekonomisasi)
Daya guna (efisiensi)
Hasil guna (Efektivitas)
Permasalahan
Penurunan laba
Perputaran karyawan
tinggi
Tingginya keluhan
pelanggan
Kemampuan
bersaing
Audit
Manajemen
Kehematan (Ekonomisasi)
Daya guna (efisiensi)
Hasil guna (Efektivitas)
tahap audit
TAHAP AUDIT
* Mendorong pihak yang berwenang untuk melaksanakan tindak lanjut (perbankan) sesuai dengan rekomendasi yang diberikan.
Tindak lanjut
* Mengkomunikasikan hasil audit termasuk rekomendasi pihak yang berkepentingan laporan komprehensif menyajikan temuan penting hasil audit untuk mendukung kesimpulan audit dan rekomendasi.
Pelaporan
* Pengumpulan bukti yang cukup, relevan dan kompeten
* Pengembangan temuan keterkaitan temuan satu dengan temuan yang lain disajikan dalam kertas kerja audit (KKA) sebagai pendukung kesimpulan dan rekomendasi yang dibuat
Audit terinci
* Menilai efektivitas pengendalian manajemen
* Memahami pengendalian yang berlaku
* Mengetahui potensi kelemahan aktivitas
* Mendukung audit sementara dan menjadikannya audit yang sesungguhnya (definitive audit objektif).
Review dan Pengujian Pengendalian Manajemen
* Informasi latar belakang objek
* Penelaahan peraturan, ketentuan dan kebijakan
* Penemuan objec yang memiliki potensial kelemahan
* Menentukan audit sementara (tetantive audit objectif
* Mendorong pihak yang berwenang untuk melaksanakan tindak lanjut (perbankan) sesuai dengan rekomendasi yang diberikan.
Tindak lanjut
* Mengkomunikasikan hasil audit termasuk rekomendasi pihak yang berkepentingan laporan komprehensif menyajikan temuan penting hasil audit untuk mendukung kesimpulan audit dan rekomendasi.
Pelaporan
* Pengumpulan bukti yang cukup, relevan dan kompeten
* Pengembangan temuan keterkaitan temuan satu dengan temuan yang lain disajikan dalam kertas kerja audit (KKA) sebagai pendukung kesimpulan dan rekomendasi yang dibuat
Audit terinci
* Menilai efektivitas pengendalian manajemen
* Memahami pengendalian yang berlaku
* Mengetahui potensi kelemahan aktivitas
* Mendukung audit sementara dan menjadikannya audit yang sesungguhnya (definitive audit objektif).
Review dan Pengujian Pengendalian Manajemen
* Informasi latar belakang objek
* Penelaahan peraturan, ketentuan dan kebijakan
* Penemuan objec yang memiliki potensial kelemahan
* Menentukan audit sementara (tetantive audit objectif
perbedaan audit manajmen dan keuanggan
PERBEDAAN AUDIT MANAJEMEN DAN AUDIT KEUANGAN
Keharusan menyampailan laporan keuangan yang telah diaudit (akuntan publik).
Berdasar kepedulian manajemen untuk memperbaiki program.
Dasar Yuridis
5
Data akuntansi dan proses penyajian laporan yang disajikan manajemen. Keluasan audit bergantung pada efektivitas pengendalian internal perusahaan.
Keseluruhan fungsi manajemen dan unit terkait, mencapai seluruh aktivitas/program. Keluasan audit bergantung pada pengendalian manajemen perusahaan.
Ruang Lingkup
4
Mendapatkan keyakinan bahwa laporan keuangan yang disajikan telah sesuai dengan PABU (GAAP) lap. Dapat digunakan untuk pemakai laporan keuangan
Menemukan berbagai kelemahan dalam operasional perusahaan selanjutnya dilakukan perbaikan penghematan, efisiensi, dan efektivitas pencapaian tujuan perusahaan.
Tujuan Audit
3
Cenderung ke aspek data keuangan (finansial)
Keseluruhan aspek manajemen baik yang bersifat kuantitatif maupun kualitatif
Keluasan audit
2
Audit data akuntansi, proses pencatatan dan laporan akuntansi
Menemukan penyebab kelemahan, menganalisis akibat, menenttukan perbaikan program/aktivitas perusahaan.
Karakteristik
1
AUDIT KEUANGAN
AUDIT MANAJEMEN
PERBEDAAN AUDIT MANAJEMEN DAN AUDIT KEUANGAN
Pihak ekstern pemegang saham, investor potensial, kreditor, pemerintah
Pihak internal
Pengguna laporan
10
Memiliki standar baku Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) laporan bentuk pendek yang menyertai laporan keuangan hasil audit
Komrehensip : kesimpulan audit, kesimpulan penting rekomendasi belum ada standar baku laporan tergantung dari kemampuan auditor
Bentuk laporan
9
Audit Data keuangan yang bersifat historis penilaian kinerja masa lalu
Audit perbaikan kinerja masa datang anticipatory audit
Orientasi hasil Audit
8
Bersifat reguler, rutin penerbitan LK
Tidak ada ketentuan kepedulian manajemen mencapai efektivitas dan efisien program.
Frekuensi Audit
7
Audit independen (Audit eksternal). objektivitas ?
Audit Internal maupun eksternal objektivitasnya?
Pelaksana audit
6
Keharusan menyampailan laporan keuangan yang telah diaudit (akuntan publik).
Berdasar kepedulian manajemen untuk memperbaiki program.
Dasar Yuridis
5
Data akuntansi dan proses penyajian laporan yang disajikan manajemen. Keluasan audit bergantung pada efektivitas pengendalian internal perusahaan.
Keseluruhan fungsi manajemen dan unit terkait, mencapai seluruh aktivitas/program. Keluasan audit bergantung pada pengendalian manajemen perusahaan.
Ruang Lingkup
4
Mendapatkan keyakinan bahwa laporan keuangan yang disajikan telah sesuai dengan PABU (GAAP) lap. Dapat digunakan untuk pemakai laporan keuangan
Menemukan berbagai kelemahan dalam operasional perusahaan selanjutnya dilakukan perbaikan penghematan, efisiensi, dan efektivitas pencapaian tujuan perusahaan.
Tujuan Audit
3
Cenderung ke aspek data keuangan (finansial)
Keseluruhan aspek manajemen baik yang bersifat kuantitatif maupun kualitatif
Keluasan audit
2
Audit data akuntansi, proses pencatatan dan laporan akuntansi
Menemukan penyebab kelemahan, menganalisis akibat, menenttukan perbaikan program/aktivitas perusahaan.
Karakteristik
1
AUDIT KEUANGAN
AUDIT MANAJEMEN
PERBEDAAN AUDIT MANAJEMEN DAN AUDIT KEUANGAN
Pihak ekstern pemegang saham, investor potensial, kreditor, pemerintah
Pihak internal
Pengguna laporan
10
Memiliki standar baku Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) laporan bentuk pendek yang menyertai laporan keuangan hasil audit
Komrehensip : kesimpulan audit, kesimpulan penting rekomendasi belum ada standar baku laporan tergantung dari kemampuan auditor
Bentuk laporan
9
Audit Data keuangan yang bersifat historis penilaian kinerja masa lalu
Audit perbaikan kinerja masa datang anticipatory audit
Orientasi hasil Audit
8
Bersifat reguler, rutin penerbitan LK
Tidak ada ketentuan kepedulian manajemen mencapai efektivitas dan efisien program.
Frekuensi Audit
7
Audit independen (Audit eksternal). objektivitas ?
Audit Internal maupun eksternal objektivitasnya?
Pelaksana audit
6
ruang lingkup sasaran dan tujuan audit
RUANG LINGKUP, SASARAN
DAN TUJUAN AUDIT MANAJEMEN
* Ruang lingkup:
seluruh aspek kegiatan manajemen (baik seluruh atau sebagian dari program/aktivitas yang dilakukan
* Sasaran:
Kegiatan, aktivitas, program dan bidang dalam perusahaan yang perlu perbaikan atau peningkatan, baik segi ekonomisasi, efisiensi, efektivitas
* Elemen Tujuan Audit :
- Kriteria : (standar aktivitas)
- Penyebab : (tindakan/aktivitas individu di perush)
- Akibat : perbandingan antara penyebab dengan kriteria
DAN TUJUAN AUDIT MANAJEMEN
* Ruang lingkup:
seluruh aspek kegiatan manajemen (baik seluruh atau sebagian dari program/aktivitas yang dilakukan
* Sasaran:
Kegiatan, aktivitas, program dan bidang dalam perusahaan yang perlu perbaikan atau peningkatan, baik segi ekonomisasi, efisiensi, efektivitas
* Elemen Tujuan Audit :
- Kriteria : (standar aktivitas)
- Penyebab : (tindakan/aktivitas individu di perush)
- Akibat : perbandingan antara penyebab dengan kriteria
DEFINISI dan jenis audit
DEFINISI DAN
JENIS AUDIT MANAJEMEN
* Audit manajemen :
pengevaluasian terhadap efisiensi dan efektivitas operasional perusahaan.
* Jenis audit manajemen:
- audit laporan keuangan
- audit kepatuhan
- audit internal
- audit operasional
Auditor Internal
Audit internal
Manajemen entitas yang bersangkutan, pemerintah
Menentukan tingkat kepatuhan suatu entitas terhadap hukum, kebijakan, rencana dan prosedur
Auditor Internal atau auditor eksternal
Audit Kepatuhan
Pihak ketiga (investor dan kreditor)
Menentukan apakah laporan auditee telah disusun sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum
Auditor Eksternal
Audit laporan keuangan
JENIS AUDIT MANAJEMEN
* Audit manajemen :
pengevaluasian terhadap efisiensi dan efektivitas operasional perusahaan.
* Jenis audit manajemen:
- audit laporan keuangan
- audit kepatuhan
- audit internal
- audit operasional
Auditor Internal
Audit internal
Manajemen entitas yang bersangkutan, pemerintah
Menentukan tingkat kepatuhan suatu entitas terhadap hukum, kebijakan, rencana dan prosedur
Auditor Internal atau auditor eksternal
Audit Kepatuhan
Pihak ketiga (investor dan kreditor)
Menentukan apakah laporan auditee telah disusun sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum
Auditor Eksternal
Audit laporan keuangan
konsep dasar dan tujuan audit
KONSEP DASAR AUDIT
Sumber Daya
Teknologi
Informasi
Perencanaan,
Pengorganisasian
Pengarahan
Tujuan Perusahaan
Pengawasan dan
Pengendalian
Aktivitas audit
Tujuan Audit:
* Dapat dipercaya data
Akuntansi
2. Terjaganya keamanan
aset perusahaan
3. Berjalannya operasi
secara efisien
4. Ditaatinya ketentuan,
peraturan dan kebijakan
perusahaan.
Sumber Daya
Teknologi
Informasi
Perencanaan,
Pengorganisasian
Pengarahan
Tujuan Perusahaan
Pengawasan dan
Pengendalian
Aktivitas audit
Tujuan Audit:
* Dapat dipercaya data
Akuntansi
2. Terjaganya keamanan
aset perusahaan
3. Berjalannya operasi
secara efisien
4. Ditaatinya ketentuan,
peraturan dan kebijakan
perusahaan.
Langganan:
Komentar (Atom)
